Pengamatan
ini membahas mengenai keefektifan tata kelola teknologi informasi (TI) dengan tujuan
memelajari pengelolaan TI sesuai dengan standar COBIT Framework. Metode analisis
data dilakukan beberaa tahap yaitu penentuan domain, penentuan proses kontrol,
penentuan indikator dan pemetaan tingkat kematangan. Dan hasil analisis
penerapan proses COBIT berada pada level 2.
Dasar
keterampilan cobit sendiri telah dinilai sangat lengkap dan menyeluruh sebagai
framework IT audit karena dikembangkan secara berkelanjutan oleh lembaga
swadaya profesional auditor yang tersebar di hampir seluruh negara. Dan teah
terbukti sangat berfungsi dalam perindungan data mahasiswa di Fakultas Ilmu
Budaya Universitas Airlangga. dan meneliti tentang evaluasi Penerapan
Teknologi Informasi di Pt.Prudential
Indonesia.
Untuk
menentukan Cobit 4.1, perlu dilakukan penamatan secara terus menerus dalam
pemanfaatan TI pada dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten pesaawaran.
Mengetahui
tingkat kematangan menggunakan framework COBIT 4.1 dan memberikan rekomendasi
sistem keamanan berdasarkan analisis menggunakan framework COBIT 4.1, perlu
dilakukan pengamata secara terus menerus menggunakan Domain AI (Aquire and
Implement) dan DS (Delivery and Support) yang memiliki enam proses yaitu
AI2,AI3 DS3,DS5,DS11, dan DS12, metode penelitian dan tingkat kematangan
diambil berdasarkan Maturity Level. Dengan tujuan mengetahui pengelolaan
tatakelola teknologi informasi dan tingkat kematangan teknologi informasi
berdasarkan metode COBIT 4.1. Wawancara dan pertanyaan secara random mencangkup
keseluruhan data, dengan menguraikan masing masing subdomain AI dan DS dengan
point pertanyaan nilai 0 sampai 5.
Penggunaan
COBIT 4.1 telah memenuhi kebutuhan TI pada dinas pendidkan dan kebudayaa
kabupaten pesawaran untuk menggunakan model ini dan menambah domain dalam
proses audit sistem informasi.
Audit
merupakan pengumpulan dan pengevaluasian bukti untuk tujuan keamanan,
pengembangan program, data sumber, dan untuk file file rahasia.
Dalam
perhitungan AI dan DS terbukti bahwa Cobit 4.1 memenuhi kebutuhan fungsinal dan
non fungsional dengan rantai nilai 3,79.
Pengusulan
COBIT 4.1 telah membantu meningkatkan keamanan data pada sinas pendidikan dan
kebudayaan kabupaten pesawaran.
Link :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar