MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan yang paling
tinggi derajatnya. Dikarenakan manusia memiliki akal, pikiran dan rasa. Tuntunan
hidup manusia lebih dari pada tuntutan hidup makhluk lainnya yang membuat
manusia berfikir lebih maju untuk memenuhi kebutuhan. Dari proses ini maka
lahirlah apa yang disebut pandangan hidup. Setiap manusia memiliki pandangan
hidup yang berbeda-beda, pengelompokan pandangan hidup menciptakan paham atau
aliran. Jadi pengertian dari Pandangan Hidup adalah bagaimana manusia memandang kehidupannya.
Pandangan
hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran,
sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang
mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua
golongan.
Sumber pandangan
hidup memiliki 3 kelompok :
- Pandangan hidup yang bersumber dari agama, pandangan hidup ini memiliki kebenaran mutlak. Contoh pandangan hidup orang muslim bersmber dari al-Qur’an dan as-sunnah
- Pandangan hidup yang bersumber dari ideologi merupakan abstaksi dari nilai-nilai budaya suatu negara atau bangsa. Misalnya ideologi pancasila.
- Pandangan hidup yang bersumber dari hasil renungan seseorang sehingga dapat merupakan ajaran atau etika hidup. Misalnya aliran kepercayaan seperti agama Animisme, Kong Chu, Sinto, Budha, Hindu, dll.
Cita-Cita
adalah keinginan, harapan, tujuan, yang selalu ada dalam pikiran. Cita-cita
merupakan pandangan masa depan dan pandangan hidup dimasa yang akan datang. Faktor
manusia yang ingin mencapai cita-citanya ditentukan oleh kualitas manusianya.
Cara keras dalam mencapai cita-cita merupakan suatu perjuangan hidup yang
apabila berhasil akan menimbulkan kepuasan.
Usaha
dan Perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Sebagian hidup
manusia adalah usaha atau berusaha. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan ilmu atau
tenaga bahkan juga dengan kemampuan, karena kemampuan itulah tingkat kemakmuran
manusia berbeda-beda.
Keyakinan/Kepercayaan
yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuaasaan Tuhan. dalam
kehidupan, manusia mempunyai banyak keyakinan atas suatu hal. Dengan
keyakinannya inilah, kemudian manusia bertindak sebagai makhluk budaya.
Keyakinan yang dimiliki manusia bisa berwujud bermacam-macam. Dalam hal agama,
keyakinan itu berarti menyakini secara pasti dan benar bahwa Allah adalah Sang
Maha Pencipta. Dalam bidang kehidupan manusia menggunakan keyakinan sebagai
cara dalam menempuh kehidupan. Tanpa keyakinan kehidupanakan diliputi oleh
bimbang.
Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada tiga
aliran filsafat :
- Aliran Naturalisme : berhubungan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi.
- Aliran Intelektualisme : dasar aliran ini adalah akal atau logika.
- Aliran Gabungan : gabungan dari kedua aliran tersebut, yaitu kekuatan gaib dan juga akal.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik sebagai sarana mcncapai tujuan dan cita-cita dengan baik :
- Mengenal
- Mengerti
- Menghayati
- Meyakini
- Mengabdi
Makna dari Sikap Hidup
Sikap
hidup adalah keadaan hati dalam menghadapi hidup ini. Sikap itu bisa positif,
bisa negatif, apatis atau sikap optimis atau persimis, tergantung pada pribadi
orang itu dan juga lingkungannya. Dalam menghadapi kehidupan, yang
berarti manusia menghadapi manusia lain atau menghadapi kelompok manusia, ada
beberapa sikap etis dan nonetis. Sikap etis ini disebut juga sikap positif yaitu
sikap lincah, sikap tenang, dikap halus, sikap berani, sikap arif, sikap rendah
hati dan sikap bangga. Sikap nonetis
atau negatif ialah sikap kaku, sikap gugup, sikap kasar, sikap takut, sikap
angkuh, sikap rendah diri.
Menurut van
peursen, ada tiga periode peralihan yang mencolok yang di alami manusi
- Tahap Mitis : sikap manusia yang merasa dirinya terkepung oleh kekuatan gaib disekitarnya. yaitu kekuasaan dewa-dewa alam raya atau kekuasaan kesuburan.
- Tahap Antiologi : sikap manusia yang tidak hidup lagi dalam keapungan, ia menyusun suatu ajaran atau teori mengenai dasar hakikatnya segala sesuatu (antologi) dan mengenai segala sesiatu menurut perinciannya (ilmu-ilmu).
- Tahap Fungsianal : sikap dan alam pikiran yang makin nampak dalam diri manusia modern. Ia tidak begitu terpesona lagi oleh lingkungan (sikap mitis).
Sumber/referensi :
https://10menit.wordpress.com/tugas-kuliah/ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-pandangan-hidup-bab8/
https://sanusiadam79.wordpress.com/2013/04/25/manusia-dan-pandangan-hidup/
http://sabrinahrhp.blogspot.co.id/2015/05/manusia-dan-pandangan-hidup.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar