Istilah
AI pertama kali dikemukakan pada tahun 1956 di Konferensi Darthmouth. Sejak
saat itu, AI terus dikembangkan sebab berbagai penelitian mengenai teori-teori
dan prinsip-prinsipnya juga terus berkembang.
1. Era
Komputer Elektronik (1941 - 1950)
Pada tahun 1941 telah ditemukan alat penyimpanan dan pemrosesan informasi. Kemampuan mesin elektronika baru menyimpan sejumlah besar info, memproses dengan kecepatan sangat tinggi menandingi kemampuan manusia.
2. Awal Perkembangan AI ( 1952 - 1969 )
Pada tahun-tahun pertama perkembangannya, AI mengalami banyak kesuksesan.
Pada tahun 1958, McCarthy mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi yaiyu LISP.
Pada tahun 1963, program yang dibuat James Slagle mampu menyelesaikan masalah integral tertutup untuk mata kuliah Kalkulus.
3. Perkembangan AI Melambat ( 1966 - 1974 )
Perkembangan AI melambat disebabkan adanya 3 kesulitan utama
yang dihadapi AI, yaitu :
- Program-program AI yang bermunculan hanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali pengetahuan pada subjeknya.
- Banyak masalah yang harus diselesaikan oleh AI.
4. AI saat ini
Beberapa teknik AI yang digunakan pada saat ini yaitu,
searching, reasoning, planning, dan learning. Searching adalah teknik untuk
pencarian optimum pada berbagai masalah seperti jarak tempuh, kamus, web
browser. Reasoning adalah teknik untuk penalaran, seperti permainan catur.
Planning adalah teknik untuk perencanaan, seperti software untuk menentukan
minimum requirement sebuah pesawat terbang dll. Learning adalah teknik untuk
pembelajaran, yaitu computer mampu belajar sendiri hanya dengan diberi
pengetahuan tertentu, contohnya mesin penerjemah.
AI (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai
kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer.
Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat
melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang
yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, games, logika
fuzzy, dan robotika.
AI dapat ditinjau dari dua pendekatan, yaitu pendekatan
ilmiah dan pendekatan teknik. Pendekatan ilmiah ini melihat batas sementara
dari komputer dengan perkembangan teknologi lanjutan. Sedangkan menurut
pendekatan teknik, yaitu usaha mengatasi atau memecahkan persoalan-persoalan
dunia nyata.
Contoh dari AI :
1. Game Playing
Game biasanya memiliki karakter yang dikontrol oleh user,
dan karakter lawan yang dikontrol oleh game itu sendiri. Dimana kita harus
merancang aturan-aturan yang nantinya akan dikerjakan oleh karakter lawan. Game
akan menjadi menarik apabila karakter lawan (non-player) bereaksi dengan baik terhadap
apa yang dilakukan oleh player. Tujuan intinya adalah membuat non-player
memiliki strategi yang cerdas untuk mengalahkan player.
2. Robotika
Bidang ilmu inilah yang mempelajari bagaimana merancang
robot yang berguna bagi industry dan mampu membantu manusia, bahkan yang
nantinya bisa menggantikan fungsi manusia. Robot mampu melakukan beberapa task
dengan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. robot diperlengkapi dengan
actuator seperti lengan, roda, kaki,
dll. Kemudian, robot juga diperlengkapi dengan sensor, yang memampukan mereka
untuk menerima dan bereaksi. seorang ilmuwan Islam pada dinasti Artuqid pada
tahun 1796 sudah dihasilkan boneka mekanik bernama Karakuri yang mampu
menuangkan air teh atau menulis karakter Kanji yang dibuat oleh Hisashige
Tanaka.
3. Boxever
Boxever, dikembangkan oleh CEO, Dave O’Flanagan, adalah
sebuah perusahaan yang sangat mengandalkan machine learning untuk meningkatkan
pengalaman konsumen dalam industry travel. Melalui machine learning dan
penggunaan AI, perusahaan tersebut membantu para konsumennya untuk mencari
jalan baru untuk berhubungan dengan klien mereka dalam perjalanan travel.
4. Tesla
Tesla mungkin salah satu mobil terbaik yang pernah dibuat.
Tidak hanya karena fakta ia telah meraih banyak penghargaan, tetapi karena
kemampuan prediksinya, fitur kemudi otomatis dan berbagai teknologi yang benar
– benar “keren.” Siapapun yang telah merasakan teknologi dan mobil harus
memiliki sebuah Tesla, dan kendaraan – kendaraan ini hanya dapat semkain pintar
dan pintar berkat pada pembaharuan online yang terus dilakukan.
5. Visual Recognition
Kemampuan komputer menangkap signal elektronik pada suatu
kamera. Kemampuan ini dapat kita jumpai pada laptop terbaru. Misal laptop
LENOVO 3000 Y410 keluaran IBM.
Laptop ini menggunakan face detector sehingga untuk
mengakses sebuah laptop dipasangi pasword dari gambar wajah pemiliknya, maka
orang lain dengan wajah berbeda tidak dapat membuka laptop tersebut.
Referensi :



