Rabu, 27 September 2017

ARTIFICIAL INTELEGENCE

Istilah AI pertama kali dikemukakan pada tahun 1956 di Konferensi Darthmouth. Sejak saat itu, AI terus dikembangkan sebab berbagai penelitian mengenai teori-teori dan prinsip-prinsipnya juga terus berkembang.
1. Era Komputer Elektronik (1941 - 1950)
Pada tahun 1941 telah ditemukan alat penyimpanan dan pemrosesan informasi. Kemampuan mesin elektronika baru menyimpan sejumlah besar info, memproses dengan kecepatan sangat tinggi menandingi kemampuan manusia.

2. Awal Perkembangan AI ( 1952 - 1969 )
Pada tahun-tahun pertama perkembangannya, AI mengalami banyak kesuksesan.
Pada tahun 1958, McCarthy mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi yaiyu LISP.
Pada tahun 1963, program yang dibuat James Slagle mampu menyelesaikan masalah integral tertutup untuk mata kuliah Kalkulus.

3. Perkembangan AI Melambat ( 1966 - 1974 )
Perkembangan AI melambat disebabkan adanya 3 kesulitan utama yang dihadapi AI, yaitu :
  • Program-program AI yang bermunculan hanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali pengetahuan pada subjeknya.
  • Banyak masalah yang harus diselesaikan oleh AI.


4. AI saat ini

Beberapa teknik AI yang digunakan pada saat ini yaitu, searching, reasoning, planning, dan learning. Searching adalah teknik untuk pencarian optimum pada berbagai masalah seperti jarak tempuh, kamus, web browser. Reasoning adalah teknik untuk penalaran, seperti permainan catur. Planning adalah teknik untuk perencanaan, seperti software untuk menentukan minimum requirement sebuah pesawat terbang dll. Learning adalah teknik untuk pembelajaran, yaitu computer mampu belajar sendiri hanya dengan diberi pengetahuan tertentu, contohnya mesin penerjemah.

AI (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, games, logika fuzzy, dan robotika.

AI dapat ditinjau dari dua pendekatan, yaitu pendekatan ilmiah dan pendekatan teknik. Pendekatan ilmiah ini melihat batas sementara dari komputer dengan perkembangan teknologi lanjutan. Sedangkan menurut pendekatan teknik, yaitu usaha mengatasi atau memecahkan persoalan-persoalan dunia nyata.

Contoh dari AI :


1. Game Playing

Game biasanya memiliki karakter yang dikontrol oleh user, dan karakter lawan yang dikontrol oleh game itu sendiri. Dimana kita harus merancang aturan-aturan yang nantinya akan dikerjakan oleh karakter lawan. Game akan menjadi menarik apabila karakter lawan (non-player) bereaksi dengan baik terhadap apa yang dilakukan oleh player. Tujuan intinya adalah membuat non-player memiliki strategi yang cerdas untuk mengalahkan player.

2. Robotika

Bidang ilmu inilah yang mempelajari bagaimana merancang robot yang berguna bagi industry dan mampu membantu manusia, bahkan yang nantinya bisa menggantikan fungsi manusia. Robot mampu melakukan beberapa task dengan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. robot diperlengkapi dengan actuator  seperti lengan, roda, kaki, dll. Kemudian, robot juga diperlengkapi dengan sensor, yang memampukan mereka untuk menerima dan bereaksi. seorang ilmuwan Islam pada dinasti Artuqid pada tahun 1796 sudah dihasilkan boneka mekanik bernama Karakuri yang mampu menuangkan air teh atau menulis karakter Kanji yang dibuat oleh Hisashige Tanaka.


3. Boxever

Boxever, dikembangkan oleh CEO, Dave O’Flanagan, adalah sebuah perusahaan yang sangat mengandalkan machine learning untuk meningkatkan pengalaman konsumen dalam industry travel. Melalui machine learning dan penggunaan AI, perusahaan tersebut membantu para konsumennya untuk mencari jalan baru untuk berhubungan dengan klien mereka dalam perjalanan travel.

4. Tesla
Tesla mungkin salah satu mobil terbaik yang pernah dibuat. Tidak hanya karena fakta ia telah meraih banyak penghargaan, tetapi karena kemampuan prediksinya, fitur kemudi otomatis dan berbagai teknologi yang benar – benar “keren.” Siapapun yang telah merasakan teknologi dan mobil harus memiliki sebuah Tesla, dan kendaraan – kendaraan ini hanya dapat semkain pintar dan pintar berkat pada pembaharuan online yang terus dilakukan.

5. Visual Recognition


Kemampuan komputer menangkap signal elektronik pada suatu kamera. Kemampuan ini dapat kita jumpai pada laptop terbaru. Misal laptop LENOVO 3000 Y410 keluaran IBM.

Laptop ini menggunakan face detector sehingga untuk mengakses sebuah laptop dipasangi pasword dari gambar wajah pemiliknya, maka orang lain dengan wajah berbeda tidak dapat membuka laptop tersebut.





Referensi :